Gempa Dahsyat Myanmar, Korban Tewas Tembus 3.085! 

Poker Online Terbaik, Poker Online Uang Asli, Live Poker Indonesia

gempa-dahsyat-myanmar-korban-tewas-tembus-3-085

Gempa Dahsyat Myanmar, Korban Tewas Tembus 3.085! 

Agen Casino Online – Tragedi terus bertambah di Myanmar. Korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang negara itu sudah menembus angka 3.085 jiwa. Sementara itu, 341 orang masih dinyatakan hilang dan lebih dari 4.700 lainnya terluka.

Gempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 28 Maret ini menjadi yang terkuat dalam lebih dari satu abad. Pusat gempa berada di sekitar wilayah pesisir, namun dampaknya terasa hingga Mandalay dan ibu kota Naypyitaw—kota yang dibangun junta sebagai benteng yang dianggap tak bisa ditembus.

Gempa Dahsyat Myanmar, Korban Tewas Tembus 3.085! 

Guncangan hebat ini meratakan pagoda kuno, merobohkan bangunan modern, dan menghancurkan ribuan rumah. Selama berhari-hari, warga berjuang mengangkat puing-puing dengan tangan kosong, mencari keluarga mereka yang tertimbun reruntuhan.

Gencatan Senjata untuk Operasi Penyelamatan

Di tengah situasi yang mencekam, junta militer Myanmar akhirnya mengumumkan gencatan senjata yang berlaku dari 2 April hingga 22 April 2025. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi operasi penyelamatan dan bantuan bagi para korban.

Namun, keputusan ini datang setelah laporan bahwa konvoi bantuan Palang Merah China diserang saat melintas di wilayah konflik. Serangan itu terjadi di tengah kampanye serangan udara junta terhadap kelompok pemberontak, memperburuk situasi yang sudah kacau akibat bencana alam.

Sejak kudeta militer 2021, Myanmar terus berada dalam ketidakstabilan. Kini, di tengah kehancuran akibat gempa, bantuan kemanusiaan pun terancam terganggu oleh konflik yang masih membara.

Akankah gencatan senjata benar-benar bertahan? Ataukah bantuan bagi para korban justru menjadi korban dari ketegangan politik di Myanmar?

Agen Casino Online | Judi Bola Online | Agen Sbobet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *