Pensiunan PNS Kota Mojokerto Tewas di Tangan Putrinya,

Poker Online Terbaik, Poker Online Uang Asli, Live Poker Indonesia

pensiunan-pns-kota-mojokerto-tewas-di-tangan-putrinya

Pensiunan PNS Kota Mojokerto Tewas di Tangan Putrinya, Keluarga Cabut Laporan

Bandar Togel Terbaik – Pensiunan PNS Kota Mojokerto, Sutrisno (65) tewas gara-gara dianiaya putri kandungnya, SNA (35) yang ternyata mengalami gangguan jiwa. Saat ini, pelaku dirawat di RSJ Lawang, Malang. Di segi lain, keluarga korban mencabut laporannya.


Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Bambang Tri Sutrisno mengatakan, SNA dibawa ke RSJ Lawang untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan sejak Jumat (1/12). Ternyata janda anak 2 itu mengalami gangguan jiwa supaya sampai selagi ini mesti dirawat di tempat tinggal sakit jiwa tersebut.

“Kemarin (SNA dibawa ke RSJ Lawang) untuk menguatkan saja, siapa paham sudah sembuh atau bagaimana. Ternyata tetap (gangguan jiwa). Sehingga tetap perawatan dan penyembuhan di sana,” terangnya kepada wartawan, Rabu (6/12/2023).

Pensiunan PNS Kota Mojokerto Tewas di Tangan Putrinya, Keluarga Cabut Laporan

Namun sampai Selasa (5/12), Bambang mengaku belum terima hasil pemeriksaan kejiwaan SNA berasal dari RSJ Lawang. Hasil pemeriksaan berikut jadi tidak benar satu bahan gelar perkara untuk memilih lanjutan persoalan ini. Di segi lain, keluarga korban mengajukan pencabutan laporan.

“Keluarga mengirim surat pencabutan laporan. Pelapornya kan kakak kandung pelaku, yang mencabut termasuk kakak kandungnya, dikuatkan ibu, saudara kandung lainnya, dan juga perangkat lingkungan setempat,” jelasnya.

Menurut Bambang, keluarga pelaku mencabut laporan gara-gara kasihan bersama situasi SNA. “Alasannya gara-gara pelaku saudara kandung, ini merupakan musibah mereka. Karena bapaknya meninggal, pelaku termasuk sakit jiwa, tanda-tanda sakit jiwa sejak SMP,” ungkapnya.

Bambang memberikan lanjutan persoalan anak menganiaya papa ini bakal ditentukan di dalam gelar perkara. Tentunya gelar perkara bakal ditempuh setelah pihaknya terima hasil pemeriksaan kejiwaan SNA berasal dari RSJ Lawang.

“Dalam tiap tiap proses, yang memilih gelar perkara. Jadi, kita menanti gelar perkara,” tandasnya.
SNA merupakan anak ketiga berasal dari 4 bersaudara pasangan Sutrisno dan Sumarlinah. Sehari-hari, pelaku tinggal serumah bersama orang tua dan 2 anaknya di Lingkungan Wates, RT 2 RW 3, Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto. Sedangkan 3 anak Sutrisno lainnya tinggal di tempat tinggal berbeda.

Penganiayaan bermula saat SNA disuruh ibunya bersih-bersih tempat tinggal terhadap Kamis (30/11) lebih kurang pukul 14.00 WIB. Namun, janda anak 2 itu menolak perintah ibunya bersama alasan tengah sakit. Sehingga SNA cek-cok bersama ibu kandungnya, Sumarlinah.

Dalam pertengkaran di tempat tinggal mereka, pelaku mendorong mulut ibunya. Melihat keributan itu, Sutrisno mengusahakan melerai. Namun, SNA justru menyerang papa kandungnya berikut mengfungsikan kursi plastik warna biru. Meski bukan serangan berat, korban tumbang dan tewas. Pensiunan sopir Sekretaris DPRD Kota Mojokerto itu membawa riwayat sakit jantung.

Poker Online Terbaik | Poker Online Uang Asli | Live Poker Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *